SURYA NET MEDIA

Iki Blog Gak Jelas "Bebas" Oleh Copas?

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

o/s1600/4.jpg

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label MikroTIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MikroTIK. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Oktober 2017

 Static Routing

Routing static adalah menambahkan jalur routing tertentu secara manual. Mikrotik secara default akan membuat jalur routing otomatis (dynamic route) ketika kita menambahkan ip address pada interface. Lalu kenapa kita memerlukan static routing? Karena untuk menghubungkan perangkat network yang memilik ip segment (subnet) yang berbeda memerlukan sebuah perangkat yang mampu melakukan proses static routing.

Sebagai contoh seperti pada Gambar 1 dan Gambar2 dimana terdapat 2 router yang masing-masing router terhubung ke perangkat network. Dalam artikel ini akan di bahas bagaimana cara menghubungkan perangkat network di bawah router tersebut dengan cara membuat routing statik sehingga setiap perangkat yang berada di bawah router yang memiliki ip segment (subnet) yang berbeda dapat saling berkomunikasi, selain itu juga di dalam artikel ini akan di bahas bagaimana menghubungkan perangkat di bawah router akan tetapi berada didalam satu segement, untuk media interface yang digunakan nantinya ada dua jenis yaitu interface wireless, interface Ethernet dan interface bridge 

 A. LAN A --- Router A --- Router B --- LAN B
 Gambar.1 topologi jaringan dan ip address yang akan digunakan

Dari topologi Gambar 1 maka perlu kita tambahkan ip address pada setiap interface ethernet di masing-masing router seperti pada langkah berikut :


Untuk Router A
ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether1
ip address add address=172.16.1.1/24 interface=ether2  


Untuk Router B
ip address add address=192.168.5.250/24 interface=ether3
ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether2
ip address add address=172.16.1.2/24 interface=ether1 
Agar PC di bawa Router A dan Router B bisa saling berkomunikasi perlu di tambahkan Routing Statik pada masing –masing Router.

Untuk Router A
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=172.16.1.2
ip route add dst-address=10.10.10.0/24 gateway=172.16.1.2

Untuk Router B
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.5.1
ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=172.16.1.1 



B.     LAN A ---- Router A --- Wireless Router A ---- Wireless Router B --- Router B ---- LAN B


Gmabar 2. topologi jaringan dan ip address yang akan digunakan
 
  
a.    Konfigurasi untuk wireless Router A
Jika menggunakan Command line :
interface wireless enable wlan1
interface wireless set mode=ap-bridge 
interface wireless set band=2ghz-b/g
interface wireless set ssid=tes123

b. Konfigurasi untuk Wireless Router  B


        
Jika menggunakan Command line :
        interface wireless enable wlan1
        interface wireless set mode=station 
        interface wireless set band=2ghz-b/g
        interface wireless set ssid=tes123


Dari topologi Gambar 2 maka perlu kita tambahkan ip address pada setiap interface ethernet dan interface wireless di masing-masing router seperti pada langkah berikut :  


Memasang Ip address pada router A
ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether1
ip address add address=172.16.2.1/24 interface=wlan1 


Memasang Ip address pada router B
ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether2 
ip address dd address=172.16.2.2/24  interface=wlan1 

Agar setiap PC yang berada di bawa Router A dan Router B bisa saling berkomunikasi perlu di tambahkan Routing Statik pada setiap masing –masing Router
 
Router A
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=172.16.2.2
ip route add dst-address=10.10.10.0/24 gateway=172.16.2.2 

Router B
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.5.1
ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=172.16.2.1
Demikianlah tutorial mikrotik tentang Contoh Seting Routing Statik pada Mikrotik. Silakan dipraktekkan dan semoga bermanfaat :)

Jumat, 25 Maret 2016

Layer7.MikroTIK


Block IP Layer 7 MikroTIK


Cara Blokir Situs di Mikrotik, Tutorial Mikrotikcara blokir situs di mikrotik menggunakan layer 7 adalah cara yang cukup mudah dan efisien. kenapa saya menggunakan cara blokir situs di mikrotik seperti ini  bisa anda gunakan pada waktu di tempat kerja anda ada beberapa user yang suka streaming youtube pada jam kerja sehingga user yang bekerja mengunakan internet terganggu karena jalur internetnya di pakai streaming youtube. pada awalnya tempat kerja saya menggunakan speedy yang up to 3 mega sehingga saya terpaksa memblokir youtube agar jalur internetnya bisa di pakai untuk operasional kantor, tetapi cara memblokir we bsite sepeti ini bisa di katakan “sunnah” kalau tempat kerja anda punya jalur internet yang cukup besar dan stabil. langsung saja tunjukan cara blokir situs di mikrotikip –> firewall –> layer 7tambahkan regexp ^.+(youtube.com).*$ lalu berikan nama sesuai dengan keinginan andaCara Blokir Situs di Mikrotik, Tutorial MikrotikTutorial linux dan Mikrotik Terlengkapsetelah itu anda tambahkan ip –> firewall –> filter rules seperti gambar di bawah iniCara Blokir Situs di Mikrotik, Tutorial MikrotikTutorial linux dan Mikrotik TerlengkapCara Blokir Situs di Mikrotik, Tutorial MikrotikTutorial linux dan Mikrotik TerlengkapCara Blokir Situs di Mikrotik, Tutorial MikrotikTutorial linux dan Mikrotik Terlengkapyang perlu anda sesuaikan adalah src address ip komputer user yang ingin anda blokir agar tidak bisa buka youtube dan layer7 protocol sesuai dengan nama yang anda berikan tadi ketika membuat regexpsemua proses cara blokir situs di mikrotik sudah selesai di lakukan silakan anda coba di user apakah sudah terblokir apa belum

Kamis, 24 Maret 2016

Vlan.Mikrotik

Cara Setting VLAN Di MikroTik

Contoh Dasar Setting VLAN di MikroTik, VLAN adalah bagian kecil jaringan IP yang terpisah. Dengan VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP (subnet) berada dalam jaringan yang sama secara logik, tidak harus secara fisik. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut.

Keuntungan Penerapan  Jaringan VLAN


Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan bisnis. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:

  • Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
  • Penghematan biaya.
  • Higher performance – Dengan membagi jaringan menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.
  • Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah.

Anggap saja kita punya kebutuhan pada jaringan kantor yang mempunyai beberapa komputer berbeda departemen, dan kita ingin setiap departemen mempunyai subnet IP terpisah. Contohnya :

HRD menggunakan IP subnet 192.168.0.0/24
Accounting menunggunakan IP subnet 192.168.1.0/24
Finance menggunakan IP subnet 192.168.2.0/24

Cara Setting VLAN di MikroTik

Jika di contoh ini perangkat menggunakan 1 RB1100 dan 1 Managed Switch untuk mengaplikasi jaringan sederhana dengan Setting VLAN di MikroTik.

/interface vlan
add arp=enabled disabled=no interface=ether2 mtu=1500 name=vlan2-hrd use-service-tag=no vlan-id=2
add arp=enabled disabled=no interface=ether2 mtu=1500 name=vlan3-acc use-service-tag=no vlan-id=3
add arp=enabled disabled=no interface=ether2 mtu=1500 name=vlan4-finance use-service-tag=no vlan-id=4

Kedua, kita assign IP address sesuai dengan masing-masing departemen pada VLAN yang sebelumnya kita buat.

/ip address
add address=192.168.0.1/24 disabled=no interface=vlan2-hrd network=192.168.0.0
add address=192.168.1.1/24 disabled=no interface=vlan3-acc network=192.168.1.0
add address=192.168.2.1/24 disabled=no interface=vlan4-finance network=192.168.2.0

Lanjut setting port based VLAN managed switchnya, saya kali ini menggunakan HP 1810-48G.

Setting Tagging VLAN Switch Managed HP 1810-48G


VLAN ID 2
  • Port 1 – set TAG >> ini yang terhubung ke mikrotik Ether2
  • Port 5-10 : set UNTAG >> ini terhubung ke komputer HRD

VLAN ID 3
  • Port 1 – set TAG
  • Port 15-20 : set UNTAG >> ini terhubung ke komputer Accounting

VLAN ID 4
  • Port 1 – set TAG
  • Port 21-24 : set UNTAG >> ini terhubung ke komputer Finance.

DONE, Anda bisa setting DHCP Server pada masing-masing interface VLAN sesuai dengan subnet yang anda rencanakan di mikrotik Anda.